SAJAK DO'A...
Ya Ilahi,
dalam kesunyian yang kau berikan
dikeremangan malam
sujud kupersembahkan kehadiratmu
dan menghatur salam perjumpaan
warna cerita dalam kehidupanku
merupakan sebuah perjuangan
hingga akhir masa hidup untuk sebuah pencarian diri
Ya Habibie,
sebuah pertemuan adalah tujuanku
kerinduan seorang insan
pada kekasih yang tinggi
tiada berkesudahan
jika maut sebagai pengganti pertemuan
aku relakan diriku dicabut
dengan seribu pedang
atau cabutan dahsyat sang kekasih
Ya Rahman,
nafasku bersambung-sambungan
beriring-iringan naik turun
diantara nama dzat kekuasaan
dan dzat kasih sayang
harapan cinta dan rindu
takkan pernah pupus
walau zaman ingin merenggutku
dengan cakaran-cakaran tajamnya
Ya Ilahi, Ya Habibie, Ya Rahman
dalam diamku dalam sepiku dalam malamku selalu ada rindu padamu.
Ya Huwa,
kau antara ada dan tiada;
dalam ruang tiada batas,
dalam masa tiada hingga,
dalam hati tiada tempat
Ya Awwal,
mencintaimu lebih baik;
daripada mencintai seribu rembulan
yang bersinar dengan purnama satu
dan memeluk matahari yang sinarnya
dapat membakar sekujur tubuhku
kau bikin aku dari tanah suci dengan tangan halusmu
sehingga aku jadi; sejadi jadinya, manusia yang berhati
Ya Akhir,
dalam peradilanmu;
ada wajah-wajah berseri
masuk dalam pelukanmu
dan hilang dalam cinta kasihmu dalam peradilanmu;
ada wajah-wajah menangis tiada rindu, cinta, kasih,
tapi sebuah penyesalan berkekalan
Ya Dhohir,
dalam dadaku;
tergambar arti sebuah dunia beserta isinya;
hilir mudik tak tentu arah mengikuti sakwa sangka,
membebani jiwa,
mengukir dendam, ragu dan tawa murka.
Ya Bathin,
peraduan yang kau berikan sungguh tiada terkira indahnya,
tertata rapi berlapis emas permata bagi seorang faqir yang hina dina
dalam ada dan tiada
Ya huwa al-awwal wal-akhir wadh-dhohir wal-bathin. Lailaha illa anta subhanaka inni kuntu minadholimien.
sumber : generasi.sarung@facebook.com

berdoa emank bisa menetramkan hati
BalasHapusya iya dong mas miko
BalasHapus